Akses Publik

Museum Tsunami Aceh memiliki sejumlah fasilitas publik, diantaranya:

  • Ruang pameran tetap,
  • Ruang pameran sementara,
  • Rooftop,
  • Taman,
  • Ruang audio visual,
  • Ruang parkir,
  • Ruang galeri,
  • Ruang merokok,
  • Mushala/tempat shalat,,
  • Mini restoran/cafe,
  • Toko cinderamata,
  • Toilet umum dan toilet VIP,
  • ATM,
  • Lift, dan
  • Kursi roda,

Dari sisi sarana dan prasarana Museum Tsunami Aceh terbagi dalam 4 lantai:

Lantai 1

  • Barang barang koleksi bekas tsunami seperti Helikopter, Kepala Bus, Truk PMI, kolam ikan, spot foto
  • Lorong Tsunami
  • Memori Hall,
  • Sumur doa,
  • Lorong kebingunngan,
  • Jembatan perdamaian,

Lantai 2

  • Japan Corner,
  • Miniature Museum Tsunami,
  • Ruang Audio Visual,
  • Pameran Temporer Animal Insting.
  • Memori pasca Tsunami,
  • Miniatur Rumah Aceh,
  • Visual ragam kebudayaan Aceh, kemudian masuk ke gelombang visual tsunami, puing-puing pasca tsunami seperti motor, jam, masjid, mobil, sepeda dan miniature kapal apung,
  • Visual negara negara yang membantu dan turun tangan saat tsunami 2004,
  • Gallery keadaan pasca tsunami,
  • Ruang rapat, dan
  • Ruang menyusui,

Lantai 3

  • Pameran Temporer
  • Jendela Masa lalu yang berupa replika Gua Ek Leuntie,
  • Ruang Perdamaian MoU Helsinki,
  • Ruang seminar Smong Box,
  • Ruang Perpustakaan,
  • Tempat wudhu dan mushalla,
  • Galery foto pasca tsunami
  • Kantor Administrasi
  • Toilet

Lantai 4

  • Café rooftop, dan
  • Tempat evakuas